Senin, 28 Oktober 2019

Ekonomi Kreatif: Pengertian, Ciri-ciri, Contoh, Dan Tips

Pengertian Ekonomi Kreatif

Ekonomi Kreatif - Secara umum, ekonomi kreatif dapat diartikan sebagai tindakan atau konsep perekonomian yang mengandalkan kreatifitas dari pemilik usaha atau yang hendak melakukan usaha. Sehingga ide maupun gagasan dari SDM yang dimiliki suatu badan usaha menjadi penentu keberhasilan usaha yang sedang dibangunnya itu.

Untuk mendapatkan ide kreatif, sudah seharusnya apabila seluruh SDM yang dimiliki mampu mengintegrasikan informasi yang diperoleh dari konsumen kemudian dirubahnya menjadi ide bisnis yang sejalan dengan kebutuhan konsumen pada umumnya. Tujuannya adalah untuk menarik minat dan daya tarik konsumen untuk membeli, ataupun menggunakan jasa atau produk yang sedang kita tawarkan.

Image Source: pixabay.com


 Ciri-ciri Ekonomi Kreatif

Bila melihat dari definisi tersebut, dan dari berbagai macam sumber yang kami himpun, maka dapat dirumuskan mengenai ciri-ciri kreatif adalah sebagai berikut:
  1. Usaha atau produk yang ditawarkan merupakan hasil dari pemikiran kreatif.
  2. Mengacu pada seluruh sektor industri yang kemudian direvolusi dengan ide-ide baru dan keunikan.
  3. Terdapat kolaboratif antara semua pihak.

Jenis-jenis Ekonomi Kreatif

Seiring perkembangan zaman, kini ekonomi kreatif sudah merambah berbagai macam sektor bidang. beberapa diantaranya yaitu:
  1. Advertising
  2. Arsitektur
  3. Kerajinan Tangan
  4. Fasion
  5. Film
  6. Permainan dan Hiburan
  7. Kuliner

Manfaat Ekonomi Kreatif

Ekonomi kreatif akan memiliki dampak positif bagi para pelaku usaha yang mengedepankan kreatifitasnya dalam menjalankan usaha yang sedang digelutinya.

Hal ini didasarkan karena perilaku konsumen saat ini yang lebih tertarik dengan sesuatu yang unik dan belum pernah dijumpai sebelumnya. Begitu juga dengan bisnis kuliner. Bisnis kuliner yang penyajiannya dibalut dengan keunikan, akan membuat para pelanggan penasaran untuk mencobanya. Namun tetap, cita rasa dari makanan jangan sampai dikesampingkan.

Nah, berikut ini adalah beberapa manfaat bila Anda menerapkan Inovasi dan Kreatifitas dalam menjalankan usaha yang sedang Anda rintis.

1. Usaha yang dibangun dapat melejit dengan cepat

2. Meningkatkan kualitas produk


Jadi, dapat kita ambil kesimpulan bahwa pada era industri 4.0 inovasi, gagasan dan kreatifitas dapat dianggap sebagai modal atau senjata dalam membesarkan usaha yang dibangun.

Dengan tidak melupakan kualitas, balutan kreatifitas akan menambah nilai plus terhadap produk atau jasa yang sedang ditawarkan.

Ketika konsumen mencoba karena tergiur dengan ide kreatifitas Anda, dengan sendirinya konsumenlah yang akan menjadi alat promosi gratis, bila Anda menjaga kualitas dari produk atau jasa tawarkan.

Namun, bila Anda hanya mengedepankan kreatifitas dan melupakan kualitas, maka konsumen hanya mencoba dan tidak akan menjadi alat promosi karena mereka menganggap bahwa produk atau jasa Anda tidak layak untuk digunakan atau dikonsumsi.

Semoga penjelasan ini dapat dimengerti.