Gaya

3 min read

Dalam mempelajari gerak benda, selain GLB dan GLBB, kelajuan, percepatan dan kecepatan, kita juga akan mempelajari tentang gaya.

Karena gaya memiliki hubungan antara percepatan, kelajuan, dan juga kecepatan.

Sebelum membahas mengenai hubungan antara gaya, percepatan, kecepatan dan juga kelajuan, alangkah lebih baiknya kita pahami terlebih dahulu apa itu gaya.

Pada pembahasan kali ini, yang akan kita pelajari adalah

  1. jenis-jenis gaya
  2. Pengaruh gaya terhadap benda
  3. Resultan Gaya
  4. Berat dan Massa Benda

Pengertian Gaya

Secara sederhana, gaya dapat diartikan sebagai suatu besaran (dorongan atau tarikan) yang menyebabkan perubahan posisi, kecepatan, dan juga bentuk suatu benda.

Atau bisa juga diartikan sebagai gaya dapat menyebabkan benda bergerak.

Sebagai contoh, ketika kamu mengangkat kursi. Kursi terangkat.

Seseorang sedang menendang bola, bola melaju kencang ke arah tendangan.

Itulah beberapa contoh penggunaan gaya dalam kehidupan sehari-hari.

Jenis-jenis Gaya

Dalam Fisika, gaya dibedakan menjadi dua jenis gaya.

  1. Gaya sentuh dan
  2. Gaya tak sentuh

Gaya Sentuh

Seperti namanya, gaya sentuh merupakan suatu gaya yang bekerja pada benda dengan melalui sentuhan.

Dua contoh di atas merupakan golongan gaya sentuh.

Karena kalau kamu bisa mengangkat meja / kursi tanpa menyentuh, Anda hebat.

Gaya sentuh sendiri dibedakan menjadi 3 macam.

  1. Gaya otot
  2. Gaya gesek
  3. Gaya pegas.
Gaya Otot

Adalah gaya karena adanya koordinasi antara struktur rangka dan otot tubuh. Contohnya seperti di atas tadi.

Gaya Gesek

Merupakan gaya yang arahnya selalu berlawanan dengan arah benda. Contoh gaya gesek adalah gesekan permukaan lantai dengan alas kaki.

Besar kecilnya gaya gesek bergantung pada halu / kasarnya permukaan suatu benda.

Semakin kasar permukaan suatu benda, semakin besar pula gaya gesek yang dialami benda tersebut.

Begitu juga sebaliknya, semakin halus permukaan suatu benda, semakin kecil pula gaya gesek yang diterimanya.

Gaya Pegas

Gaya pegas adalah suatu jenis gaya yang dihasilkan oleh sebuah pegas. Contoh alat yang menggunakan gaya pegas yaitu panah.

Prinsip pegas adalah kelenturan. Ketika kita tarik panah ke belekang, kemudian kita lepaskan, anak panah akan melunjur kencang menuju arah sasaran. Akan tetapi, karen yang kita tarik akan kembali ke posisi semula.

Kurang lebih seperti itulah prinsip pegas. Selain panah, gaya pegas juga terdapat pada peer speda dan sebagainya.

Gaya Tak Sentuh

Adalah gaya yang bekerja tanpa adanya sentuhan antara benda satu dengan yang lainnya. (lagi takut sama corona hehe)

Meskipun tidak bersentuhan, tapi efek gaya yang ditimbulkan dapat dirasakan. Apa contohnya?

Coba kalian lompat. Apa yang terjadi?

Kira-kira kenapa bisa begitu? apa yang menyebabkan itu terjadi?

Saat kalian lompat pasti akan kembali lagi ke tanah. Setinggi apapun kalian lompat, dari gunung semeru misal. Kalian lompat pasti akan jatuh ke tanah.

Itu terjadi karena adanya gaya gravitasi bumi yang selalu menarik kalian kembali ke bumi.

Selain gaya gravitasi, ada juga gaya magnet.

Magent, baik yang buatan atau yang alami, dapat menarik logam-logam tanpa harus menyentuhnya terlebih dahulu.

Cukup kita dekatkan magnet dengan logam, maka logam akan tertarik secara perlahan kemudian menempel pada magnet tersebut.

Kekuatan magnet menarik suatu logam tergantung dari kekuatan magnet itu sendiri dan juga besarnya logam yang akan ditarik.

Pengaruh Gaya terhadap Benda

Gaya yang mengenai suatu benda akan memiliki pengaruh terhadap benda itu.

Beberapa pengaruh gaya terhadap benda antara lain:

  1. Dapat merubah bentuk benda
  2. Dapat menyebabkan benda dian menjadi bergerak
  3. Dapat merubah arah gerak benda
  4. Dapat mempercepat gerak benda.

Itulah 4 pengaruh gaya terhadap benda.

Silahkan kalian cari contohnya sendiri.

Resultan Gaya

Dalam materi SMP, saat membahas mengenai gaya, kita akan dihadapkan pada masalah mengenai resultan gaya.

Apa itu resultan gaya?

Resultan gaya merupakan penjumlahan atau pengurangan gaya karena beberapa faktor.

  1. Jumlah gaya akan ditambahkan apabila penambahan gaya searah dengan gaya yang pertama atau istilahnya gaya segaris dan searah
  2. Gaya akan dikurangkan bila penambahan gaya berlawanan arah dengan gaya yang pertama meskipun masih segaris (gaya berlawanan arah namun segaris)
  3. Terakhir gaya akan dikurangkan karena tidak segaris dan tidak juga searah (Gaya tidak segaris)

Berikut ini penjelasannya

Gaya Segaris dan Searah

Gaya segaris dan searah adalah penjumlahan gaya yang arahnya sama dan segaris.

Contohnya dapat kamu ambil dari kegiatan mendorong mobil.

Ketika hanya satu orang yang mendorong mobil, mobil tidak bergerak sama sekali.

Kemudian si pemilik meminta tolong kepada beberapa orang yang ada di dekat situ untuk mendorong mobilnya yang mogok.

Nah, akhirnya seorang pendorong tersebut mendapatkan tambahan kekuatan dari 5 orang pendorong mobil. Jadi saat ini yang mendorong mobil ada 6 orang.

Ketika yang mendorong mobil jumlahnya semakin banyak, mobil perlahan mulai bergerak.

Nah inilah peristiwa penjumlahan gaya yang segaris dan searah.

Untuk menghitung besarnya resultan gaya ini, kamu dapat menggunakan persamaan berikut ini.

resultan gaya

Gaya Segaris Tidak Searah

Kita ambil contoh kegiatan mendorong mobil.

Jika 6 orang tadi semua mendorong mobil dari belakang, tentu mobil akan bergerak maju secara perlahan.

Akan tetapi, jika ternyata di depan mobil juga ada 6 orang yang mendorong mobil. Apakah mobil akan tetap berlajan maju secara perlahan, apakah malah berjalan mundur secara perlahan?

Jawabnnya tergantung dari kekuatan masing-masing orang.

Jika kekuatan 6 orang yang mendorong mobil dari belakang lebih besar dibandingkan kekuatan 6 orang yang mendorong mobil dari depan. Maka mobil akan tetap berjalan maju secara perlahan.

Nah, itulah ilustrasi sederhana yang berkaitan dengan gaya segaris tapi tidak searah.

Paham sampai sini?

Untuk menghitung besarnya resultan gaya segaris tapi tidak searah, hampir sama dengan persamaan di atas. Yang membedakan hanya tanda positif dan negatif di tengah.

Berikut ini persamaannya.

resultan gaya tidak searah

Gaya Tidak Segaris

Namanya gaya tidak segaris berarti gayanya berada pada garis yang berbeda.

Misalnya kamu mendorong mobil maju, eh temenmu malah mendorong mobil ke atas dan juga ke bawah.

Itulah namanya gaya tidak segaris. Paham to?

Mencari resultan gaya tidak segaris ini sedikit lebih rumit persamaannya. Kamu harus tabah menjalaninya.

Gaya tidak segaris

Bila sudut yang terbentuk dari dua gaya adalah 90 derajat, maka persamaannya menjadi seperti di bawah ini.

Hukum Newton

Hukum Newton merupakan ilmu yang membahas mengenai gaya. Silahkan baca materi mengenai gaya dengan klik link di atas, bila kamu masih belum memahami mengenai...
admin
1 min read

GLB dan GLBB

Setelah mempelajari percepatan dan perlambatan, kini kita masuk ke pembahasan selanjutnya. Yaitu gerak lurus beraturan dan gerak lurus berubah beraturan. Gerak Lurus Beraturan Apa...
admin
1 min read

Percepatan dan Perlambatan

admin
33 sec read

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Scroll Up