Kelajuan dan Kecepatan

2 min read

kelajuan dan kecepatan

Setelah kamu memahami pembahasan dasar mengenai gerak benda, selanjutnya kita akan membahas mengenai kelajuan dan kecepatan suatu benda.

Apa itu Kelajuan?

Kelajuan merupakan cepat lambatnya perubahan jarak terhadap waktu. Kamu tahu nggak kira-kira kelajuan itu masuk ke besaran skalar atau besaran vektor?

Yups, besaran skalar. Nilainya juga selalu positif ya sehingga tidak peduli arahnya ke mana. Mau ke utara, selatan, timur, barat, kanan, kiri, kelajuan tetap dihitung. Alat untuk mengukur kelajuan disebut dengan speedometer.

rumus kelajuan
gambar 1. persamaan kelajuan

Untuk menghitung kelajuan (v), menggunakan rumus jarak yang ditempuh (m) dibagi dengan waktu (t). Kalian tahu kan bahwa kelajuan kendaraan itu tidak selalu stabil. Kadang kalau macet ya harus mengurangi kecepatan. Nah, ini ada rumus untuk menghitung kelajuan rata-rata.

Kelajuan rata-rata itu sendiri merupakan total yang ditempuh dari lintasan yang dibagi dengan waktu yang dibutuhkan untuk menempuh jarak tersebut. Rumusnya begini.

kelajuan rata-rata
gambar 2. persamaan kelajuan rata-rata

Contoh Soal

Biar kamu bisa memahami dalam bentuk soal, coba simak contoh soal berikut ini.

Menghitung kelajuan sepeda motor

Ronaldo naik motor ke utara sejauh 4000 meter kemudian ke barat sejauh 2000 meter. Perjalanan yang dilakukan ronaldo hanya ditempuh selama 5 menit.

  1. Hitunglah berapa kelajuan motor yang dinaiki oleh Ronaldo!
  2. Hitunglah berapa kelajuan rata-rata motor yang dinaiki Ronaldo!

Jawaban!

Menghitung kelajuan motor.

untuk menghitung kelajuan motor, yang harus anda pahami adalah simbol dan persamaannya. Karena kalau gak paham persamaannya ya gak bisa ngerjakan.

Menghitung kelajuan motor dapat menggunakan persamaan v = s / t

dimana

v adalah kelajuan motor
s adalah jarak yang ditempuh, dan
t adalah waktu.

Dari contoh di atas, jarak yang ditempuh Ronaldo dengan motornya adalah 4000 meter ke utara dan 2000 meter ke barat. Jadi total jarak tempuhnya adalah 6000 meter.

atau

s = 6000 meter.

Waktu yang dibutuhkan untuk menempuh jarak sejauh itu adalah 5 menit.

Ingat, jika jarak yang digunakan meter, maka waktu yang digunakan harus detik. Jika jarak yang digunakan adalah kilometer (Km) maka satuan waktu yang digunakan adalah jam.

sehingga 5 menit x 60 sekon = 300, Jadi,

t = 300 sekon.

Bila keduanya telah ditentukan, tinggal masukkan angkanya ke dalam persamaan

v = s / t
v = 6000 m / 300 s
v = 20 m/s

Jadi kelajuan motor yang dikendarai Ronaldo dalam menempuh jarak 6000m selama 5 menit adalah 20 m/s

Menghitung kelajuan rata-rata motor

Setelah tadi kita menghitung kelajuan motor, sekarang kita coba menyelesaikan soal mengenai kelajuan rata-rata motor.

Perlu diperhatikan untuk menghitung kelajuan rata-rata motor menggunakan persamaan seperti pada gambar no 2 di atas.

Yang diperlukan untuk menghitung kelajuan rata-rata motor adalah

jarak akhir – jarak awal

dan

waktu akhir – waktu awal

Dari soal di atas, ada dua jarak berbeda yang ditempuh oleh Ronaldo dengan motornya.

Jawak awal yaitu 4000 meter ke utara
Jarak akhir yaitu 2000 ke barat

Sehingga s = 2000 – 4000 = -2000

untuk waktu, karena tidak ada penyebutan 2 waktu, maka kita gunakan waktu awalnya adalah 0 dan waktu akhirnya adalah 5 menit.

Sehingga t = 5 – 0 = 5 menit = 300 detik

Jika sudah demikian, kita masukkan ke dalam persamaan kelajuan rata-rata seperti pada gambar no 2.

v = s / t
v = -2000 / 300
v = 6,66 m/s

Ingat, karena kelajuan merupakan besaran skalar, maka nilainya tetap bernilai positif. Meskipun di soal tadi menyebutkan arah, tujuannya untuk menentukan bentuk lintasannya.

Apa itu Kecepatan?

Kecepatan yang dipelajari dalam Fisika merupakan cepat lambatnya perubahan kedudukan suatu benda terhadap waktu. Kecepatan masuk ke dalam besaran vektor sehinggah memiliki arah. Alat untuk mengukur kecepatan ialah velocitometer.

Velocitometer merupakan speedometer jenis linear. Artinya, speedometer ini memiliki pembacaan angka negatif. Contohnya begini Squad, ada sebuah mobil bergerak maju anggaplah bergerak ke arah timur dengan kelajuan 50 km/jam. Maka, velocitometer akan menunjukkan angka +50. Lalu, mobil tersebut mundur (ke arah barat) dengan kecepatan yang sama, maka akan ditunjukkan angka -50.

Sama seperti kelajuan, kecepatan pun juga memiliki rata-rata yang bisa dihitung. Misalnya, kamu berlari ke arah barat dan kembali lagi ke arah timur. Selama kamu lari bolak balik itu diperlukan waktu dengan lama waktu tertentu, dari situ bisa kita cari tahu kecepatan rata-ratanya.

Beda halnya jika kamu naik sepeda motor dengan jarak 100km misalnya. Ditempuh dalam waktu 2 jam, kecepatan-rata-rata motor yang kamu naiki 50km/jam. Tapi yakin deh, kecepatan motor yang kamu naikin nggak bakal tepat 50km/jam. Kalau ada macet kan berhenti tuh, nah dari berhenti masa mau langsung gas ke 50km/jam? Bisa-bisa jatuh lho.

Kecepatan yang akan dibahas kali ini ialah kecepatan sesaat. Jika kamu naik motor, kecepatan sesaat ini ditunjukkan oleh speedometer. Saat dari lampu merah ke lampu hijau, motor akan bergerak perlahan dari 10km/jam bertambah hingga 50km/jam. Itulah yang disebut dengan kecepataan sesaat.

Karena ini materi untuk SMP / MTS, maka saya tidak akan membahas mengenai kecepatan sesaat. Biarkan itu kamu pelajari nanti ketika kamu sudah masuk SMA / MA.

Bila sudah memahami materi ini, selanjutnya kita akan mempelajari materi tentang percepatan dan perlambatan

Hukum Newton

admin
1 min read

Gaya

admin
3 min read

GLB dan GLBB

Setelah mempelajari percepatan dan perlambatan, kini kita masuk ke pembahasan selanjutnya. Yaitu gerak lurus beraturan dan gerak lurus berubah beraturan. Gerak Lurus Beraturan Apa...
admin
1 min read

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Scroll Up